AlQuran adalah sumber ilmu, sumber ketenangan, pedoman hidup dan masih banyak lagi peran yang dimilikinya. Maka dari itu orang tua saya pun selalu berpesan sedari saya kecil untuk terus bisa berkomunikasi dengan AlQuran (membaca, memahami, mantafsirkan hingga mengamalkannya).
Ketika kami kecil kewajiban membaca AlQuran mungkin belum disertai dengan memaknainya dalam kehidupan, namun dengan berjalannya waktu saya semakin memahami apa pesan orang tua saya dahulu benar2 memiliki 'value'. Dan saya khususkan selama hamil ini, saya membaca AlQuran dan mengkhatamkannya beberapa kali sebisa saya.
Alhamdulillah selama hamil ini saya baru bisa mengkhatamkan sebanyak 3 kali, walau sebenarnya target saya bisa hingga 9 kali (in syaa allah). Hari ini alhamdulillah sudah masuk ke juz 28, itu artinya semoga dalam beberapa hari ini bisa mengkhatamkan untuk ke-4 kalinya dan masih akan terus berusaha untuk memperbanyak bacaannya serta lebih memaknainya lagi. Tak lupa setiap saya akan membaca AlQuran, saya pun mengajak kakak bayi dalam perut.
Untuk kisah Nabi Ibrahim belum juga selesai, kisahnya yang seru dan banyak makna membuat saya mengulang hingga durasi stimulus membaca pun habis. Kita bisa lanjut sore ini in syaa allah.
Karna bagaimana pun, sesungguhnya kisah2 para Nabi sudah terrangkum dalam AlQuran dan setiap saya membaca ayat AlQuran mengenai kisah Nabi saya pun mencoba menstimulus janin bahwa ayat ini menerangkan tentang kisah nabi tertentu.
AlQuran adalah cahaya kehidupan yang tak mungkin terpisah dari kehidupan keseharian kita.
Bismillah.
#kelasbunsayiip
#tantangan10hari
#forthingstochangeimustchangefirst
#gamelevel5
#day6