Rabu, 05 Juli 2023

IBU PEMBAHARU #2 : Tahapan Pertama `Identifikasi Masalah`

 Senin, 26 Juni 2023 orientasi kelas Bunda Shalihah batch 2. Satu kata yang bisa mewakili perasaan saya saat itu `Alhamdulillah`, karena atas qudrat dan Iradat Allah pula lah yang bisa menghantarkan saya kini ada di titik ini. Kesempatan memasuki kelas Bunda Shalihah #1 sudah saya lewati dengan izin cuti karena ada satu dan lain hal yang menjadi prioritas saya, dan kini saya kembali setelah menepi untuk bersiap belajar lagi. 


Baru beres dengan penulisan tesis kemarin, kini saya belajar lebih dalam di tahapan pertama Ibu Pembaharu yakni `Identifikasi Masalah`. Tahapan ini fokus pada diri pembelajar dan perubahan yang diinginkan oleh masing-masing pembelajar. Kembali belajar yang dikemas dengan cara gamification, dengan harapan belajar dengan senang dan bisa mengikuti aktivitas di kampus untuk mewujudkan komunitas yang berkelanjutan. Kali ini fokus pada `menjadikan masalah sebagai sebuah tantangan dan menghadirkan manfaat bagi umat`.

Apa itu Kampus Ibu Pembaharu? 

Kampus Ibu Pembaharu adalah tempat belajar para mahasiswIbu untuk bmenciptakan inovasi-inovasi sosial berbasis pada masalah yang ada di sekitarnya baik diri pribadi, keluarga atau bahkan masyarakat di sekitarnya. Adapun Ibu Pembaharu adalah seorang MahasiswIbu yang menemukan masalah hidupnya, kemudian berani mengubah hal tersebut menjadi sebuah tantangan, dibantu dengan adanya tim yang siap melakukan aksi hingga menjadi sebuah solusi.


Ibu Pembaharu adalah seorang MahasiswIbu yang konsisten melakukan :

- Cognitive Emphaty

Mengembangkan kognitif yang mendalam untuk secara aktif mendengarkan dan memperhatikan masalah sosial, betapapun kecilnya masalah itu.

- Teamwork

Melengkapi dirinya, timnya, komunitasnya untuk berkolaborasi dalam mengerjakan solusi yang berarti bagi sekitarnya.

- New Leadership

Mengembangkan ketahanan dan kepemimpinan dalam upaya memecahkan masalah sosial sejak usia muda

- Creative Problem Solving

Menerapkan pemikiran kritis untuk menghasilkan solusi inovatif guna mengatasi masalah yang kompleks.

Indikator Sukses dalam Tahapan Ibu Pembaharu

Ada dua indikator yakni indikator komunal dan personal. Indikator komunal yakni  sukses yang memenuhi syarat dari komunitas, yaitu :

1. Tuntas dengan minimal 7 dari 8 tantangan

2. Tuntas dengan minimal 7 dari 8 review yang ada

3. Ikut berartisipasi aktif minimal 2 dari 3 event besar di Kampus Ibu Pembaharu 

4. Mampu membuat 1 portofolio aksinya dalam bentuk website/pdf/karya digital lainnya.

Adapun indikator personal bersifat pribadi oleh MahasiswIbu yang bersangkutan.

IDENTIFIKASI MASALAH

Memahami masalah dan mampu mengidentifikasi masalah yang ada di dalam diri kita, keluarga ataupun lingkungan.

ada dua hal dalam mengindentifikasi masalah yaitu :

a. Problem Statement

Hal yang amat penting bagi kita adalah paham akan suatu masalah, dan disini saya coba untuk mengklasifikasikan masalah-masalah tersebut menjadi masalah pribadi, keluarga dan lingkungan.


Pribadi

Sebagai seorang perfeksionis saya selalu berusaha untuk bisa maksimal terutama dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an. Salah satu visi keluarga adalah menjadi ahlul Qur'an yang otomatis harus memiliki komunikasi yang intens dengan Al-Quran. Namun yang terjadi berbeda dengan kenyataan saat ini, tahsin saya yang kurang dari segi makhorijul huruf membuat saya kurang percaya diri untuk baca Qur'an di depan banyak orang padahal hal tersebut saya butuhkan karna banyaknya tawaran untuk mengajar. Dan dalam kajian parenting yang memang saya mau angkat dari ayat-ayat quraniyyah namun pendalaman tafsir yang masih minim harus segera dibenahi untuk kebaikan saya pribadi, keluarga dan juga lingkungan.

• Keluarga
Visi keluarga kami sedari awal adalah menjadi keluarga qudwah Hasanah salah satu nya menjadi ahlul Qur'an, dengan visi tersebut salah satu misinya dengan komunikasi intens dengan Al-Quran. Namun pada kenyataannya saya pribadi masih kurang penguasaan ilmu makhorijul hurufnya yang pada akhirnya membuat saya kurang percaya diri untuk bisa berbagi ilmu dan mengajarkan Qur'an.

Lingkungan 
Lingkungan rumah saya berada di komplek kota bandung, di dalam nya didominasi oleh para orang tua yang sudah mulai sepuh. Dengannya masjid relatif aktif mengadakan kajian Qur'an dan kegiatan kemasyarakatan, maka dari itu beberapa kali saya diminta untuk mengisi kajian Qur'an dan parenting. Namun karena masalah pribadi saya akhirnya membuat saya belum percaya diri untuk hal tersebut.

b. Root Cause Analysis (Analisa Akar Masalah)

Metode RCA  ini adalah salah satu metode untuk mengidentifikasi akar masalah. Tujuan dari metode ini tidak lain untuk mempermudah dalam mengklasifikasikan masalah dan akar masalahnya, sehingga mempermudah dalam penyelesaiannya.


Setelah mengidentifikasi masalah pada bagian pertama, dapat disimpulkan bahwa akar masalah dari masalah besar saya adalah ilmu makhorijul huruf panduan jazariyyah belum saya kuasai serta pendalaman tafsir Al-Qur'an tentang parenting belum maksimal.

Semoga hal ini dapat memudahkan saya dalam menyelesaikan permasalahan dan mengembangkan nya menjadi aksi sosial yang memberi manfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...