Jumat, 28 Februari 2020

REFLEKSI DI TEPI

Memasuki pekan ke-7, kini saya sudah berada di tepi dan siap membongkar keranjang gagasan saya. Bahagia sekaligus penasaran, ini perasaan yang mewakili saya selama di hutan pengetahuan ini. Banyak sajian yang membuat saya tergiur sampe sesekali berfikir 'kayaknya coba ini bisa, bakalan bermanfaat buat nanti di masa depan', ' eh ini yang saya sempet cari kemarin'. Dan eh eh yang lainnya, karna memang ilmu tidak ada yang sia-sia jadi ketika melihat hidangan sebanyak itu tersaji mata dan hati kelabakan kalau saja tidak dikontrol. Maka, saya pun teringat pesan kak peni diawal sebelum masuk ke hutan agar tetap pegang teguh pada map supaya tidak tersasar.

Oke, melihat pada map saya disini mengerucut pada 5 ilmu yakni :
1. Manajemen Waktu
2. Manajemen Emosi 
3. Komunikasi Produktif
4. Pemasaran
5. Keuangan syariah

Dari kelima ilmu tersebut, 3 ilmu saya temukan di hutan pengetahuan dan selebihnya bisa dimasukkan ke ilmu Bisnis. Namun, prioritas saya saat ini adalah manajemen waktu.

Dengan langkah pasti dan tekad yang kuat saya masuk bergabung bersama keluarga uluwatu, dan Karena jumlah anggota yang banyak demi efisiensi waktu dan juga komunikasi maka KK kami membagi 10 subkelas wow kan ya?!. Bismillah saya pun memilih untuk masuk ke kelas :
1. Manajemen waktu dalam islam
2. Manajemen waktu Ibu Ranah Domestik
3. Podomoro technique
4. Bullet journal

Dari keempat subkelas ini saya lebih favorit di keluarga manajemen waktu dalam islam, selama di grup pembahasan nya begitu dalam. Tapi, saya tak mau kalah juga mencari informasi dari luar agar bisa memberi manfaat bagi keluarga saya disini. Saya dapatkan e-book manajemen waktu ala rasulullah, dan saya merasa klik dengan segala pemaparannya.

Dari buku ini saya jadi merasa tertampar, karna selama ini waktu saya tidak fokus untuk selalu mengingat Allah. Bahkan sepertinya saya hanya menjalankan peran dan menggugurkan kewajiban di setiap perannya, padahal seharusnya TIDAK.

Peran utama saya adalah hamba Allah Swt, tidak lain. Asal saya adalah dari negeri akhirat yang hanya singgah di dunia untuk mencari bekal menuju kampung halaman, yakni negeri akhirat. Mungkin kini umur saya masih muda, atau bisa dihitung dan masih jauh dari usia wafat. Siapa menjamin???

Setelah nafas terhenti, suami dan anak yang sehari-harinya bersama bahkan terurus segala kebutuhannya mereka. Namun saat itu, mereka tak bisa menolong untuk kembali bernafas.

Apa yang saya bawa setelah itu? Tak ada selain amal kebaikan. Maka Ridha Allah adalah tujuan utama hidup ini.

Setelah bergabung di manajemen waktu dalam islam ini, saya jadi berusaha maksimal mengikuti sunnah Rasulullah dari ibadah qouliyyaah dan ibadah kauniyyah, komunikasi yang baik terhadap pasangan dan anak pun terhadap orang lain, menjaga silaturahmi dan lainnya. Setelah hal-hal yang dicontohkan Rasul saya Utamakan, barulah saya cocokkan waktu dengan keadaan saya sebagai istri dan ibu. Setelah beberapa pekan saya fokus disini, keleluasaan hati dan fikiran saya dapatkan bahkan pengaruh terhadap suami dan anak pun besar. Saya merasa di satu makanan ini saja, saya mendapatkan banyak makanan utama.

Dalam kehidupan sehari-hari saya berperan sebagai Ibu di ranah domestik, maka sekelumit aktivitas saya berada di playground bermain anak, memasak di dapur dan bebenah rumah. Setelah saya belajar manajemen waktu, saya berusaha untuk menyambut suami dengan keadaan anak sudah wangi, Rumah bersih, makanan tersaji. Ketika malam hari sebelum tidur, Rumah sudah dalam keadaan rapi dan bersih. Tak mau hilang kesempatan untuk bermanfaat di luar, saya manfaatkan grup WhatsApp keluarga almamater saya dengan menjadikan grup sharing sepekan sekali saya adakan Sharing bersama narasumber yang kompeten di bidangnya. Kini saya merasa selalu ada semangat dan kekuatan baru untuk selalu bahagia, maa syaa allahu walhamdulillah barokallah fiinaa. 

Untuk sub kelas yang lain saya tetap berusaha mengikuti di gadget time Saya, dan ilmunya pun bermanfaat walau saya baru bisa aplikasikan secara bertahap. 

Nah baru di pekan ini, saya mengikuti keluarga manajemen emosi dengan 4 sub kelas diantara beberapa subkelas lainnya.

Untuk cemilan saya ambil homeschooling, karena saya berencana mengajarkan pendidikan terbaik semampu saya dan suami di usia pre-school Farih di rumah.

Dan cemilan yang kedua adalah WeBS, Karna Saya suka menulis namun belum bisa saya pindahkan ke blog yang sudah sedari lama saya punya. 

Di pekan kemarin rasa bahagia pun saya rasa dengan adanya beberapa hadiah yang saya terima dari tetangga yang baru saya kenal, beliau-beliau adalah :

Dhoriefah Niswah El Fidaa' - IP Pacitan Raya - ebook talk parenting ust. Faudzil adzim

Dewi yulia - IP Depok - file doc manaj waktu

Faradila - IP tangkot - mp3 magnet rezeki nasrulloh

Vera  Septiawati - IP Bogor - file HS

Terima kasih saya ucapkan khusus kepada pemberi hadiah, semoga kebaikan ini dibalas berlipat oleh Sang Maha Kuasa. 

Sekian refleksi saya diatas tikar dengan keranjang gagasan ini, semoga bisa menginspirasi ya. Selamat menikmati ilmu yang lainnya. 

Jumat, 21 Februari 2020

JUST FOR YOU

Situasi bahagia adalah suatu keadaan yang kita cari dan diciptakan sendiri, namun orang lain bahagia karena kita ini butuh banyak tantangannya. Tapi hasil takkan pernah menyia-nyiakan usaha, orang lain bahagia efeknya kita lebih bahagia rasanya. Itu yang saya rasa sekarang..

Tantangan di minggu ke-6 di 'The jungle of knowledge' benar-benar membuat saya belajar banyak, belajar banyak akan ilmu yang bukan saya prioritaskan namun membahagiakan orang lain. Jadinya saya pun menggapai kalimat '1 kali mendayung, 2 3 pulau terlampaui'.

Setelah penyetoran jurnal ke-5 kemarin, ternyata saya masih berkesempatan bersilaturahmi dengan beberapa orang yang menunjukan bahwa saya ber komunikasi aktif dengan 14orang. Komunikasi aktif? Iya, karena kami saling mengenal dan mengetahui lebih dalam tentang apa makanan kami.

Pun akhirnya saya mencari tahu lebih dalam tentang ilmu-ilmu itu, dan berusaha memberi hadiah versi saya kepada 5 orang yang saya pilih. Mereka adalah :

1. Dhoriefah Niswah Fissa - IP Pacitan Raya - Ilmu Parenting

Untuk ilmu ini, beberapa materi sudah saya miliki karena saya pun sering mengulang ilmu ini. Ketika tahu beliau suka ilmu parenting, saya pun bahagia dan siap berbagi makanan saya. Beliau komunikasinya kekeluargaan, dan ternyata sudah kenal dengan sahabat saya. Maka tak heran saya ingin memberinya kado.. 

2. Tsamrotul Fikriya - IP Asia - Manajemen Emosi

Untuk manajemen emosi ini sudah menjadi santapan saya beberapa waktu lalu, namun dengan membungkus kado ini saya jadi ter-refresh untuk mempelajarinya kembali. Tinggal di madinah adalah salah satu impian saya, melanjutkan kuliah di salah satu univ disana bersama suami dan anak masih menjadi List impian saya. Semoga dengan kado ini silaturahmi kami semakin terjaga. 

3. Vera Septiawati - IP Bogor - Bermain Bersama Anak (Temanda)

Bermain bersama anak adalah suatu amanah bagi orang tua, dan ilmu ini pastinya dibutuhkan para ibu terutama saya. Walau belum jadi prioritas bagi saya, namun dengan membungkus kado ini saya jadi trrmotivasi untuk mengajarkan anak saya bermain sekaligus mengamalkan sunnah Rasulullah yakni berkuda, memanah dan berenang. Semangat. 

4. Anita Amalia - Kalimantan Selatan - Driving

Nah untuk ilmu yang ini, saya baru menjadi wishlist saya saja. Dengan membungkus kado untuk mba Anita, saya menjadi banyak persiapan untuk menggapai wishlist saya yang satu ini.

5. Andriyani - IP Bekasi - Teknologi

Saya suka hal-hal yang berbau sains, namun jika dihubungkan dengan mindmap saya hal ini belum jadi favorit saya saat ini. Dan untuk membungkus kado ini saya jadi butuh effort yang lumayan, namun saya bersyukur karenanya saya semakin jatuh cinta dengan Al-Qur’an yang banyak membahas tentang ilmu sains dan teknologi. Alhamdulillah.

Gimana cara kasih kadonya? 
Saya kasih kado ini via WhatsApp dan telegram, saya beri dulu kartu nya dilanjut link yang saya cantumkan di kartu. 

Gimana Responnya? 
Semua yang menerima bahagia dengan bukti beberapa memberi saya kado kembali, dan beberapa memberi ucapan terima kasih disertai do'a. Dan itu semua sudah lebih dari cukup menurut saya, maa syaa allahu walhamdulillah. 

Berikut itu kado yang bisa saya persembahkan untuk tetangga sekaligus keluarga saya, semoga bisa dimanfaatkan  dan berbarokah ilmunya. Wassalam. 

Minggu, 16 Februari 2020

TETANGGA ZIYANA

Sudah masuk minggu ke-5 di kelas bunda cekatan, dan sudah jauh perjalanan kami mencari makanan di the jungle of knowledge ini.

Apa yang di dapat? Banyak, bahkan kalo diri sendiri tidak me-rem keinginan sepertinya semua santapan akan dilahap tapi akibatnya saya akan kekenyangan dan bahkan menyakiti pencernaan.

Alhamdulillah saya berada di keluarga Manajemen Waktu dengan bahagia dan penuh syukur, berawal dari keluarga super besar dengan jumlah anggota 500an. Inisiatif untuk membuat subkelas pun muncul dari kami dan terbentuklah 10 subkelas yang ilmunya maa syaa allahu walhamdulillah membuat saya banyak belajar.

Saya berada di subkelas 'manajemen waktu menurut islam dan bullet journal', masih terus ngunyah perlahan agar benar2 halus dan nyaman di perut hehe..

Untuk menghempas rasa penasaran dengan makanan lainnya, pas juga tantangan di minggu ini adalah silaturahmi dengan tetangga lain yang berbeda domisili dan berbeda kelas yang pada akhirnya saya banyak dapat setruman motivasi walau rasa ngiler ingin masuk ke keluarga lain pun sesekali ada. Eits, lagi-lagi alarm tanda saya harus hati-hati pun menyala. Tarik nafas dan tenang, kita belajar bertahap agar bisa maksimal. Bismillahirrahmanirrahim.

Berikut tetangga saya, yang berkenan saya sedot ilmunya :

1. Saya Ziyana Nur Hida asal Bandung yang berada di kelas 'manajemen waktu' tepatnya di subkelas manajemen waktu menurut islam. Ini adalah kelas favorit saya loh, kenapa? Karena saya ingin segala aktivitas saya Allah Ridhoi, dengan begitu saya berusaha mengikuti sunnah Rasul dari mulai cara bangun tidur, amalan nya hingga dicocokkan dengan aktivitas saya sebagai IRT dan tak lupa berniat bahwa setiap pekerjaan saya adalah ibadah untuk menggapai Ridho-Nya.

2. Mba Vera Septiawati, beliau asal Bogor dan memilih 'Bermain bersama anak atau Temanda' sebagai kelas favorit nya. Dengan alasan hal tersebut sesuai dengan mindmap nya yang merupakan hal penting mendesak, dan lagi beliau masih memiliki anak yang sedang berada di masa bermain.

3. Mba Andriyani, beliau asal Bekasi dan memilih ' Teknologi' sebagai keluarga favoritnya. Dengan alasan : banyak para mastah yg berbagi elmu disana meski kami cuma ber 7, namun sekali masuk dapet manajemen gadget, manajemen waktu,manajemen emosi,dan manajemen keuangan. Dan lagi hobi yg berhubungan dengan IT tak pernah murah dan mudah butuh dana dan kesungguhan mau belajar meski gagal puluhan bahkan ratusan kali sampai berhasil.

4. Mba Winny Liana Sari, beliau berasal dari Gresik dan memilih ' manajemen emosi' sebagai keluarga favoritnya. Dengan alasan : Krn sedang "lapar" dan butuh banget ilmu ttg Self Care, supaya lebih dan semakin bahagia mendampingi keluarga.

5. Mba Subeh, beliau berasal dari Kalimantan Barat dan memilih 'Manajemen Waktu' sebagai keluarga favoritnya. Dengan alasan : ilmu ini termasuk prioritas di mindmap saya dan setelah dipelajari Alhamdulillah ilmunya sangat menarik untuk Saya.

6. Mba Anita Amalia, beliau berasal dari Kalimantan Selatan dan memilih 'driving' sebagai keluarga favoritnya. Dengan alasan : ingin up skill driving, juga supaya tidak terlalu tergantung sama suami kalau pergi pargi seandainya suami tidak bisa mengantarkan.

Dari 10 ulat yang bersilaturahmi dengan saya, 5 ulat diatas adalah perwakilannya. Senang sekali bisa mengetahui bahwa tetangga saya pun merasakan bahagia seperti saya, karena makanan kami masing2 amat nikmat dan bermanfaat.

Mau tahukah siapa saja 10 orang itu?? Berikut sekilas datanya :

1. Dewi YF - Depok
2. Subeh - Kalbar
3. Triastuti - Karawang
4. Vera S - Bogor 
5. Andriyani - Bekasi
6. Aulya R - Gresik
7. Atina CF - Yogyakarta 
8. Winny LS- Gresik
9. Lutfi HF - Sidoarjo
10. Anita A - Kalsel

Dan berikut diagram pengelompokan keluarga Favorit tetangga saya :

Dari 10 orang ini keluarga 'manajemen emosi' paling diminati, disusul keluarga 'manajemen waktu'. Apapun keluarga Favorit nya, semoga pembelajaran di pekan ini menambah nilai kualitas diri kita semangat belajar dan belajar saling menyemangati. 

Sabtu, 08 Februari 2020

ILMU KERANJANG APEL

'hati-hati kekenyangan dengan makanan yang bukan prioritas' pernyataan yang selalu jadi garis kuning untuk hati-hati belajar di the jungle of knowledge. 

Awal membuat mind map saya fokus kan untuk mendalami manajemen waktu, karna saya merasa banyak waktu yang belum optimal saya gunakan secara profesional karna 24 jam saya membersamai anak. 

Kesempatan pun memberikan saya silaturahmi dengan keluarga 'Uluwatu' atau ulat-ulat manajemen waktu. Anggota keluarga yang berjumlah ratusan membuat saya harus scrolling chat perlahan, walau dengan kemampuan yang terbatas. Namun ternyata ilmunya luar biasa, daging semua alhamdulillah. 

Beranjak ke tahap tayang golive, membuat saya ingin mencicipi makanan keluarga lain yang terlihat sedap dan nikmat. Ketemu lah saya dengan keluarga 24H school atau keluarga homeschooling. Di tahun 2016, saya dan suami sempat berdiskusi perihal pendidikan dan berusaha memberikan pendidikan terbaik pada anak maka homeschooling menjadi topik bahasan kami. Hingga saat ini Farih berusia 2 thn, kami ikhtiar kan pendidikan dan contoh terbaik dan materi diskusi di golive homeschooling memberi banyak masukan untuk saya. 

Lanjut ke golive WeBS, karena salah satu me time saya dahulu adalah menulis. Ingin rasanya bisa menulis dengan rasa di blog saya yang sudah aktif semenjak 2014, namun ternyata tidak semudah menulis tangan. Kapan tayang golive WeBS? Masih sayang nanti-nanti dengan setia hehe.. 

Jazakumullah ilmunya untuk semua keluarga.. 

Minggu, 02 Februari 2020

My Family, My Team.. Uluwatu Family

Mencari anggota keluarga itu seru, karna jadi tau bahwa banyak orang yang satu tujuan sama kita.

Sekarang pembahasan setiap hari ada perihal manajemen waktu yang menjadi makanan utama saya di Bunda cekatan, dan rasanya senang alhamdulillah. 

Banyak hal yang saya dapatkan ketika kumpul keluarga, pembahasan yang merupakan daging semua walau ada perjuangan untuk mengikuti ritme nya karna keluarga jumbo kuantitas hehe. 

Alhamdulillah

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...