Sabtu, 23 Desember 2023

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidup, sehingga bisa menciptakan solusi untuk masalah tersebut.

Dan KPI atau Konferensi Perempuan Indonesia?

Adalah konferensi Perempuan Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Ibu Profesional setiap 2 tahun sekali sebagai komitmen dalam pendidikan perempuan.

Konferensi Perempuan Indonesia 2023 merupakan lanjutan dari Konferensi Ibu Pembaharu 2021. Event ini berkaitan dengan hari ulang tahun Ibu Profesional yang ke-12, selebrasi untuk para Ibu Pembaharu yang telah berhasil menyelesaikan semua pendidikan di Institut Ibu Profesional.

Berawal dari sebuah niat Ibu Septi Peni Wulandani untuk menghadirkan sebuah ekosistem bagi para Ibu Indonesia dimanapun mereka berada untuk bisa menjadi seorang “changemaker” bagi dirinya, keluarganya dan lingkungan sekitarnya. Ibu Profesional menghadirkan kembali konferensi yang diselenggarakan dua tahun sekali.

Lahirnya istilah Ibu Pembaharu sangat erat kaitannya dengan tema-tema yang diusung oleh komunitas Ibu Profesional sejak tahun 2016 yaitu:

  • 2016 - 2017: Changemaker Mother
  • 2017 - 2018: Changemaker Family
  • 2018 - 2019: Sinergi Dalam Kemanfaatan
  • 2019 - 2020: Semesta Karya
  • 2020 - 2021: Semesta Karya Untuk Indonesia
  • 2022 - 2023 : Menguatkan Akar Pergerakan Wanita Indonesia 

Ruang Konferensi Ibu Pembaharu

Konferensi Ibu Pembaharu 2023 diselenggarakan dengan suasana yang berbeda dibandingkan dengan dua tahun yang lalu. Dilaksanakan daring selama 3 hari berturut-turut yakni pada tanggal 20-22 Desember 2023 dengan menggunakan YouTube sebagai pemaparan materi dan komunikasi 2 arah, dilengkapi dengan Telegram untuk tempat menampung seluruh peserta KPI. Dihadiri oleh 10 pembicara, 11 sesi acara, 8 tema pembahasan.


Narasumber Konferensi Ibu Pembaharu

Nah setelah melihat video di atas, Anda pastinya bertanya-tanya, siapa saja sih Narasumber Konferensi Perempuan Indonesia 2023? Terdapat 10 narasumber yang menghadiri Konferensi Perempuan Indonesia 2023, diantaranya sebagai berikut.

Ara Kusuma, Putri dari founder ibu profesional dan menyampaikan materi tentang Aku dan Diriku pada hari pertama konferensi.


Mawar Firdausi, Istri dari suami dan anak yang menyandang ADHD dan beliau menyampaikan tema tentang Aku dan Keluargaku.


Alimah Fauzan, Dengan tema Aku dan Komunitasku.

Hari kedua diisi oleh beberapa narasumber diantaranya :

Muthiah Amini, dengan tema perempuan bergerak bidang sosial budaya.


Tri mumpuni, dengan tema aku dan Negaraku.

Ibu Guru Kembar, dengan tema Perempuan bergerak bidang pendidikan.

Prapti Utami, dengan tema Perempuan bergerak bidang kesehatan.

Hari terakhir diisi oleh beberapa narasumber hebat :

.

Septi Peni Wulandani dan Dodik Mariyanto 

Merupakan Founder Ibu Profesional, Ashoka Fellow, Facebook Community Leadership Program Fellow 2018-2019, Founder School of Life Lebah Putih, dan Pendiri Yayasan Jarimatika.

Ibu Septi dan pa Dodik adalah pasangan suami istri ideologis bagi puluhan ribu perempuan Indonesia yang merasakan memiliki teman sesama ibu dan bapa rumah tangga. Dengan kemudahan teknologi, para perempuan lainnya dapat terhubung dan mengikuti langkah-langkahnya dalam menjadikan peran ibu rumah tangga sebagai peran yang profesional. 

Sebuah peran yang sering diartikan sebagai peran yang tidak membanggakan, karena dinilai bukan sebagai sebuah penghargaan, atau masuk kategori penghargaan.

PETA KONSEP

Hal yang paling saya sukai adalah menikmati peta konsep kehidupan yang menjadi tugas wajib para peserta, dari sini saya tambah berkali lipat rasa syukur pada Allah atas segala karuniaNya.

Dilengkapi dengan adanya padlet sinergi yang membuat saya bertemu dengan buddy baru yakni mba Dian dari Kendal untuk bisa berkolaborasi dalam bidang dakwah dengan tema Qur'an Cinta Sejati.

Berikut padlet saya :

Dan ini adalah padlet sinergi saya :
Saya sebagai peserta merasakan banyak insight yang didapat dengan mengikuti acara ini, terutama pemaparan perajut makna di setiap sesi melengkapi rasa haru dan bahagia di setiap materinya. Alhamdulillah saya bisa mengikuti setiap sesi secara penuh dan menyimak dengan baik, terima kasih panitia.

Setiap orang adalah bintang, yang bisa memberikan sinarnya untuk menerangi malam. Semangat merdeka dan menjadi bintang versi diri kita masing-masing.






Sabtu, 16 Desember 2023

IBU PEMBAHARU #2 : Buddy Review Scale Up Impact


Hari Jumat merupakan hari besar dalam pekanan Islam, jadi kami selalu bersemangat untuk melakukan amal kebaikan di hari tersebut.

Belum sempat cek jadwal buddy untuk jurnal ke delapan, Alhamdulillah sudah disapa oleh mba Hastia dari Depok. Betapa senangnya saya, karena dari jurnal pertama hingga tujuh kemarin saya selalu bersemangat untuk mengawali sapaan kepada buddy dan di buddy review kali ini ada yang lebih semangat dari saya ternyata maa syaa Allah. 

Dan ternyata sebegitu bahagia disapa buddy yang ramah, beliau dan tim membuat gerakan dengan nama tim DEKAP. Tim yang terdiri dari tiga orang wanita sekaligus ibu hebat yang sudah banyak melakukan aksi pergerakan untuk memberikan manfaat terbaiknya.


Mba Hastia sudah melengkapi semua persyaratan akademik di Bunda Shalihah dan lulus juga dalam persyaratan personal yang beliau buat, barokallah Fik mba Hastia semua aksinya sudah baik dan banyak memberi manfaat.



IBU PEMBAHARU #2 : Tahapan Kedelapan Scale Up Impact


Alhamdulillah di jurnal terakhir dalam materi scale Up Impact, mahasiswi Ibu Pembaharu #2 diberikan tugas berupa portofolio pribadi berupa pdf dan video aksi dan dikumpulkan dalam 1 link. 

Pada tahapan ini, umizi gunakan gdrive untuk memuat keduanya. Berikut link tugas tahapan kedepan' :

Tim Keluarga BABA Alhamdulillah berbahagia bisa melaksanakan aksi ini, semoga semuanya dapat terlaksana dan memberi banyak manfaat.

Senin, 27 November 2023

REVIEW JURNAL BUDDY: APRESIAKSI

Feedback System

Feedback System adalah sistem umpan balik yang dilakukan orang lain untuk kita, pun sebaliknya. Maksudnya gimana sih? Jadi, sistem belajar di Kampus Ibu Pembaharu ini setiap selesai mengerjakan jurnal per tahapan, maka mahasiswa juga diharuskan untuk melakukan review jurnal temannya. Hal ini dilakukan sampai akhir tahapan dengan pasangan setiap tahapan berbeda-beda.

Apa saja yang perlu dilakukan di Feedback System ini? Hal ini pun sama ketika kami melakukannya di tahapan-tahapan sebelumnya, yaitu; (1) Menghubungi partner reviewer, (2) Saling tukar jurnal, (3) Lakukan review jurnal partner.

Buddy Review 

Ada rasa haru karena sudah berada di titik ini, langsung semangat cek buddy kali ini. Alhamdulillah saya berpasangan dengan buddy baru yakni mba Rachma dari Tangerang kota, nama tim beliau oet project dengan fokus untuk membuat sabun jelantah.

Menarik sekali apa yang menjadi aksi beliau dalam menyelesaikan masalah iklim ini, karena minyak jelantah menjadi masalah bagi setiap rumah tangga termasuk di rumah saya. Baru beberapa hari kemarin saya dan suami berdiskusi perihal minyak jelantah, yang sementara ini kami kumpulkan dalam Aqua botol besar lalu kami serahkan pada pengepul.

Saya dengan semangat menghubungi beliau untuk berkenalan dan memohon izin mereview jurnalnya, sambutan beliau dengan hangat membuat saya tambah bersemangat untuk me-review jurnalnya.

Apa yang disampaikan tim oet project sudah jelas sesuai tata urutan projek dari kampus ibu pembaharu.

Tambah dalam saya membaca theory of change, dan saya pribadi merasa terbawa semangat dalam aksi ini.

Harapan saya, aksi mba Rachma dan tim oet project bisa sesuai target dan bisa menebarkan manfaat lebih luas.

Semangat melanjutkan langkah ya mba Rachma, muyassar in syaa Allah biidznillah.

Rabu, 15 November 2023

IBU PEMBAHARU #2 : TAHAPAN KETUJUH APRESIAKSI SOCIAL IMPACT


Alhamdulillah wa syukru 'ala ni'matillah, tak terasa sejauh ini tim Keluarga BABA melangkah untuk memberi manfaat dalam program ibu pembaharu. Tim yang diikutsertai ayah ibu dan adik-adik lelaki saya membuat komunikasi antar kami sebagai keluarga inti semakin intens dan produktif Alhamdulilah. Tahapan demi tahapan pun telah dilalui, dan tiap tahapan memberikan pengalaman dan kesan tersendiri Karen banyak yang harus kami sepakati.

Sebelumnya pada tahapan keenam, tim keluarga BABA sudah sepakat untuk membuka kolaborasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masjid Al-mukhlisin di komplek kami. Karena komplek kami ada yayasan wakaf yang memegang kegiatan islaminya, maka rencana aksi kami juga berada di bangunan yayasan yang megah 3 lantai ini. 

Alhamdulillah diskusi dan meeting banyak menghasilkan kesepakatan dalam pengadaan pembelajaran Al-Qur'an terutama untuk tahsin dan tahfidz dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur'an, dengan target para bapa ibu yang sering sholat ke masjid dan mengikuti pengajian di komplek.

Alhamdulillah acara berjalan lancar sesuai rencana, tidak ada hambatan apapun. Kami sangat merasa beruntung, karena hampir semua member menjalankan peran masing-masing dengan bahagia.

Target kami diawal adalah bermanfaat untuk lingkungan sekitar komplek, namun sudah kamis ediakan media sosial untuk bisa menjangkau peminat yang jauh dan pembelajaran online via zoom.

Berikut adalah media sosial kami.

Instagram : @keluarga_baba
Fanpage Facebook : Keluarga BABA 

Setelah melakukan berbagai Aksi, kini saatnya mengkaji berbagai dampak sosialnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang akan digunakan untuk merencanakan langkah selanjutnya.

Maka, pada tahapan ketujuh di Kampus Ibu Pembaharu ini ada 5 hal yang perlu dipikirkan dan diimplementasikan, yaitu:
  1. Social Impact
  2. Theory of Change
  3. The Logic Model
  4. Risk Management
  5. Stop - Continue - Start

Apresiaksi - Social Impact

Apresiaksi adalah salah satu cara untuk membuat suatu project, gagasan, inovasi sosial secara berkelanjutan. Dalam Apresiaksi ini ada Apresiasi, Evaluasi, Monitoring, dan Keputusan.

Social Impact/Dampak Sosial mengacu pada hasil positif dari sebuah AKSI kita, yang menghasilkan kesejahteraan yang lebih baik, akses kepada hak asasi manusia dan manfaat lainnya bagi orang-orang yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung.

Bagaimana kita bisa melihat aksi yang sudah kita jalankan ini berdampak secara sosial atau tidak. Apa pengaruh AKSI kita terhadap manusia dan lingkungan tempat AKSI kita berlangsung? Maka, perlunya kita menganalisanya.

Mengapa analisa dampak penting?
  • Ada dampak langsung dan tidak langsung
Di sini, kita akan lebih memahami dampak langsung dan tidak langsung dari aksi kita. Dampak langsung. Berupa tambahan pengetahuan bagi para peserta didik dari semua kalangan, baik ayah bunda dan anak-anak.

Dampak tidak langsung misalnya ada tujuan utama mengenai Qur'an, namun karena kekompakan keluarga dan warga jadi silaturahmi antar sesama.

  • Ruang untuk memperbaiki Aksi
Tidak ada kata gagal, yang benar adalah hasil yang tidak sesuai harapan, maka kita harus mengubah strategi dan harus mengetahui ruang untuk improvement (ruang untuk memperbaiki diri). Sehingga ketika kita sudah apresiaksi, bisa menganalisanya, dan melihat evaluasinya juga.

  • Sudut Pandang
Penerima manfaat dari project/aksi kita. Dari sudut pandang penerima manfaat sudah sesuai atau tidak? Kita bisa mengetahuinya misalnya dengan melakukan survey, kuesioner, tanya jawab dengan penerima manfaat, dan sebagainya.

  1. pada penerima manfaat.
  2. Menjadikan bahan survey untuk mengetahui kasus-kasus yang sama di sekitar.
  3. Kami bisa mengetahui tindakan preventif untuk kasus tentang emosi dan kesehatan mental.

Theory of Change

Theory of Change adalah metodologi visual yang menguraikan perubahan sosial untuk memotivasi dampak sosial AKSI kita.

Ini bisa dilakukan dengan terlebih dahulu mengidentifikasi tujuan jangka panjang yang diinginkan, kemudian ditarik mundur untuk mengidentifikasi semua akibat yang harus terjadi pada setiap tahapan, dan bagaimana akibat itu terkait satu sama lain, sehingga tujuannya tercapai.

The Logic Model

The Logic Model digunakan untuk memantau dan mengevaluasi dampak, karena berfungsi sebagai alat untuk membangun Strategi Monitoring dan Evaluasi.

The Logic Model merupakan deskripsi hipotesis dari rantai sebab-akibat yang mengarah pada tujuan yang diinginkan. Kedalamnya dimasukkan analisa Theory of Change disertai indikator keberhasilan dari tujuan yang ingin dicapai.

Untuk memperkuat The Logic Model ini, perlu adanya verifikasi dari lembaga kredibel yang diakui masyarakat.

Juga perlu kiranya dicantumkan asumsi dan kenyataan terhadap berbagai rencana Aksi yang telah terealisasi. Ini sebagai bahan masukan untuk perencanaan Aksi selanjutnya.

Description

  • Impact
Keluarga BABA akan berkontribusi terhadap pendidikan berkualitas dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur'an.
  • Outcome
Manusia sebagai hamba Allah yang taat dan mencintai serta memaknai surat cintanya yakni Al-Qur'an.
  • Output
Bisa membaca Alqur'an dengan baik dan benar dan bisa berakhlak dengan Al-Quran.
  • Activities
Dengan media yang kami miliki, maka kami akan melakukan AKSI sebagai berikut:
  1. Sharing Session
  2. Kelas tahsin
  3. Webinar
  4. Kajian (mentoring, training, pelatihan)
  • Input
Kami dapat melakukan AKSI, jika memiliki media seperti berikut ini:
  1. Materi tahsin
  2. Media sosial
  3. Fasilitator
  4. Mentor
  5. Zoom Meeting

Indicator

Jika banyak peserta yang bergabung dalam acara Sharing Session Dan semua aktivitas tim ini.

Goals

  • Berakhlak dengan Al-Quran 
  • Cinta Allah

Frequency

Sudah terlaksana:
  • Diskusi dengan perwakilan DKM dan RW
  • Membuat sosial media
Yang akan datang:
  • Melanjutkan program "keluarga BABA" dengan mengaktifkan sosial media.
  • Mengadakan Mini webinar. Dan akan dijadikan program bulanan 2 atau 3 bulan sekali.
  • Melakukan meeting internal setiap pukul 19.30 WIB seminggu sekali (Zoom Meeting dan WAG).
  • Melakukan sharing di media sosial setiap hari.

Users

  • Anak-anak
  • Para ayah
  • Para ibu
  • Remaja
  • Dewasa

Assumptions

  • Narasumber berkompeten
  • Ilmu yang sesuai dengan kebutuhan
  • Sharing berkualitas
  • Pengelolaan media sosial yang baik


Risk Management

Adalah pola pengaturan segala risiko yang mungkin terjadi dalam project tim. Sehingga kita bisa melaksanakan project tim kita dengan lebih bahagia.
Ada beberapa hal yang terdapat dalam Risk Management, diantaranya:
  • Accept
Adalah saat kita menerima kemungkinan risiko yang terjadi. Biasanya, kita memilih respons ini ketika probabilitas risikonya rendah dan/atau dampak risikonya rendah.

  • Mitigate
Adalah saat kita mengurangi kemungkinan dan/atau dampak dari risiko yang terjadi. Biasanya, kita memilih respons ini ketika kemungkinan dan/atau dampak risiko sedang.

  • Transfer
Adalah saat kita mengalihkan tanggung jawab risiko kepada pihak ketiga. Kita biasanya memilih respons ini ketika kemungkinan terjadinya risiko, dan terutama dampak potensialnya, tinggi dan mahal.

  • Avoid
Adalah aatnya kita menghilangkan penyebab risiko agar tidak terjadi. Kita melakukan ini ketika probabilitas dan dampak risikonya tinggi, dan kita tidak bisa membiarkannya terjadi.

Stop - Continue - Start

Setelah melalui proses uji coba dan evaluasi, saat ini belum ada AKSI yang akan dihentikan, namun ada beberapa yang akan mulai dilakukan dan dilanjutkan.


Minggu, 29 Oktober 2023

IBU PEMBAHARU 2 : TAHAPAN KEENAM AKSI UNTUK SOLUSI


Tahapan demi tahapan untuk menuju Ibu Pembaharu telah dilalui bersama-sama. Quote dari Margaret Mead mengawali materi tahapan keenam kali ini, “Never doubt that a small group of thoughtful, committed, citizens can change the world. Indeed, it is the only thing that ever has.” Jangan pernah meremehkan sekelompok kecil warga negara yang memiliki komitmen untuk mengubah dunia, karena memang hal itu satu-satunya yang pernah ada.

Sebelum menjelaskan materi lebih lanjut, Teh Dian sebagai dekan bunda shalihah memberikan sedikit review bahwa untuk mencapai tahapan ini ada berbagai tantangan yang kita hadapi. Terkadang merasa lengah karena pelan, namun juga berat karena merasa cepat. Ini benar sekali, karena saya pun merasakan hal tersebut. Tantangan itu memang selalu ada, apapun tim yang kita bentuk.

Teh Dian kembali mengingatkan bahwa pada tahapan selanjutnya, tantangan yang paling besar adalah konsistensi dan komitmen. Bagaimana project tim akan membesar dan terjun pada masyarakat, berkontribusi nyata bagi mereka serta menjadi solusi dunia? Saya dapatkan dari penyampaian mba midah diawal kongres siapkah kita menjadi bagian 10 persen dari mereka yang sukses?

Setelah melalui tahapan 1-5 kami telah mengubah empati terhadap diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat sekitar. Kini sampailah kami pada tahapan keenam, yaitu mengubah empati menjadikan sebuah aksi nyata untuk menjadi bagian dari solusi.

Design Thinking

Mengingat kembali quotes dari ilmuwan dunia, Albert Einstein “We can't solve problems by using the same kind of thinking we used when we created them.” Kita tidak bisa memecahkan masalah dengan pola pikir yang sama ketika kita membuat masalah tersebut.

Jadi, perlunya untuk berpikir kreatif dalam merumuskan aksi untuk solusi pada permasalahan yang kita hadapi, dengan pola pikir yang berbeda.

Untuk itulah Design Thinking perlu digunakan di tahapan ini. Apa itu Design Thinking? Design Thinking adalah cara untuk memecahkan masalah dengan praktis dan kreatif, serta memiliki fokus utama pada user/pengguna. Tahap Design Thinking meliputi; empathize, define, ideate, prototype, dan test.

Tiga tahap sebelumnya (empathize, define, ideate) telah dijalani bersama beberapa pekan yang lalu. Dimulai dari membangun empati terhadap persoalan-persoalan yang ada pada diri, keluarga, maupun masyarakat di lingkungan kita.

Menentukan satu di antara sekian persoalan yang ditemukan, kemudian mengidentifikasinya dengan lebih detail hingga mencapai akarnya, lalu memikirkan solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikannya. 

Kini saatnya masuk ke tahap berikutnya, yaitu prototype dan test. Mencoba melakukan aksi yang telah direncanakan, yang kemudian akan menjadi bahan evaluasi apakah hal tersebut efektif dan tepat dalam menyelesaikan persoalan, atau tidak. Dari sini akan diketahui design yang telah dirancang bisa berfungsi dengan baik atau sebaliknya.

Dalam merumuskan prototype diperlukan sebuah tools dan worksheet untuk melakukan koordinasi dan mengatur project yang akan kita lakukan dengan lebih baik. Bisa menggunakan perangkat apapun, manual maupun digital (teknologi). Baik atau tidaknya tools tersebut bergantung user (pemakainya). 

Alhamdulillah acara berjalan lancar sesuai rencana, tidak ada hambatan apapun. Kami sangat merasa beruntung, karena hampir semua member menjalankan peran masing-masing dengan bahagia.

Senin, 02 Oktober 2023

Review jurnal buddy: IDENTIFIKASI AKSI


Tahapan kelima mengenaik identifikasi aksi, membuat saya lebih berbinar apalagi ketika saya tau karena alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya mendapatkan buddy baru yakni mba Diah Denia dari IP Depok. Saya langsung segera menghubungi beliau dan dengan senang hati menyapa, Alhamdulillah respon dari mba Diah juga sangat hangat sekali dan langsung memberikan saya link jurnalnya. Maka saya pun segera membagikan jurnal saya untuk memudahkan beliau mengerjakan review.

Beliau membuat gerakan mengenai psikologis anak yang dikuatkan aksinya oleh tim IBU PERI, awal saya membaca kata ibu peri sudah tergambar dalam benak saya bahwa aksi yang akan beliau usung mengenai suatu kebaikan yang dapat diterima berbagai kalangan. Seperti halnya ibu peri yang selalu memiliki makna positif bagi semua usia, dan ternyata apa yang beliau usung memiliki 3 highlight yakni tutur cermin diri, berkata baik atau diam, dan gerbrak (gerakan berkata baik).

 Bagi saya hal ini amat dibutuhkan untuk zaman sekarang, terutama bagi generasi yang sudah terpapar gadget yang dapat bermudah-mudahan terpengaruh tontonan yang kurang mendidik. 

Barokallah tim Ibu Peri ❤️

Kamis, 28 September 2023

IBU PEMBAHARU #2 : TAHAPAN KE LIMA IDENTIFIKASI AKSI

Setengah perjalanan di Kampus Ibu Pembaharu telah dilewati bersama. Kini kami sampai di tahapan kelima, yaitu Identifikasi Aksi Untuk Menjadi Solusi. Adalah tahapan saatnya kami beraksi untuk semua yang telah kami rencanakan sebelumnya.

Alhamdulillah suatu kesyukuran luar biasa sudah berada ditahapan ini, Karna tidak mudah rasanya terus membangun tim dengan berbeda kesibukan namun tetap berusaha bersama membangun aksi yang kini akan kami bangun 

Sehingga tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, melainkan juga untuk masyarakat luas. Pada tahapan inilah saatnya kami menebarkan manfaat bagi masyarakat luas. Bismillah, semoga Allah mudahkan dan melancarkan ikhtiar ini.

Selayaknya orang sedang melakukan perjalanan, terkadang menghadapi kemacetan di tengah jalan, begitupun dengan tim kami. Yah, memang perjalanan tak selalu mulus. Ada berbagai tantangan yang harus kami hadapi, mulai dari beragam aktivitas member yang berbeda, jam online member yang berbeda, hingga pada kondisi kehidupan masing-masing member.

Beruntungnya ada kesempatan dua minggu untuk kami melakukan diskusi terkait program dan tujuan tim. Sehingga tantangan tersebut bisa kami siasati, alhamdulillah. Pada tahapan ini kami pun berkali-kali mengadakan diskusi, baik melalui platform Zoom maupun WhatsApp Group.

Pemahaman kami pun berbeda-beda terkait langkah-langkah yang harus kami kerjakan di tahapan ini. 

Apa yang harus dilakukan pada tahapan ini?

Tahapan Identifikasi Aksi disebut juga tahapan beraksi, yaitu saatnya kami untuk menjalankan semua rencana yang telah kami tentukan sebelumnya. Apa saja yang harus kami lakukan?

Highlight dan Key Update

Dalam menentukan Highlight dan Key Update ini yang perlu dijadikan acuan adalah peta SMART pada tahapan sebelumnya, indikator keberhasilan, dan highlight dari gerakan kami.

Pada tahapan sebelumnya, kami sudah sepakati bersama bahwa problem statement kami adalah buta huruf baca Alquran. Yaitu sebuah permasalahan yang disebabkan karena tidak adanya interaksi aktif dengan Al-Quran dimulai dari para orang tua sebagai motivasi pertama anak dalam mengaji.

Sehingga dengan melihat problem statement tersebut, maka yang harus kami lakukan adalah bagaimana cara cerdas dalam memberantas buta huruf Al-Qur'an (yang menjadi goals team kami).

Oleh karena itu, kami membuat beberapa kalimat highlight dan key update untuk mengidentifikasi aksi kami. Beberapa kalimat tersebut kami sesuaikan dengan milestone yang sudah kami buat bersama. Berikut penjelasannya;

Semoga pembuatan website bisa segera aktif dan aksi bisa memberi banyak manfaat, bismillah.

Sabtu, 16 September 2023

REVIEW JURNAL BUDDY: SMART GOALS


Kesempatan review jurnal buddy kali ini dipertemukan kembali dengan mba Yuna dan berikut review saya :

Sudah baik jurnalnya karena diskusi dengan timnya juga sudah matang.

Kami sudah bercengkrama di Whatsapp dan Karna beliau belum membuat sosial media untuk aksinya, maka saya bisa melampirkan bukti media sosial nya nanti.

Semangat beraksi mba, yasarallah.. ^_^

Rabu, 30 Agustus 2023

IBU PEMBAHARU #2: TAHAPAN KEEMPAT SMART GOALS

 

Setelah pada tahapan ketiga kemarin kami memahami masalah, kini di tahapan keempat saatnya untuk menentukan tujuan. Dalam melangkah, baik sebuah keluarga, tim, komunitas, organisasi, maupun negara sekalipun penting sekali untuk mengetahui tujuan dan arah yang jelas.

"Menentukan tujuan bersama, memberikan arah kita melangkah. (Septi Peni Wulandani)"
Pentingnya seseorang menetapkan tujuan, karena; (1) memiliki keyakinan akan tujuan hidupnya, (2) memiliki perencanaan terperinci untuk mencapai kesuksesan, (3) tidak menunda dan melakukan tugas yang penting guna mempercepat menuju tujuan, (4) memenuhi harapan dan menentukan tujuan selanjutnya atau tujuan yang baru dan mencapai kesuksesan yang baru.

Sebuah tujuan harus memenuhi beberapa aspek, yaitu;
  1. Clarity : Tujuan harus jelas dan mudah dipahami, lebih efektif dalam pencapaiannya.
  2. Challenge : Sasaran yang baik memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, sehingga benar-benar harus mendorong diri sendiri untuk mencapainya.
  3. Commitment : Butuh komitmen tinggi dalam mencapai sebuah tujuan, terutama tujuan yang menantang.
  4. Feedback : Perlunya informasi untuk melihat seberapa baik tujuan yang dibuat. Hal ini dapat digunakan sebagai motivator dan evaluasi jika diperlukan.
Oleh karena itu, diperlukan metode yang dapat mempermudah dalam menetapkan target, rencana dan tujuan, yaitu SMART Goals. SMART merupakan singkatan dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Timebound. Metode ini muncul pertama kali saat management review di tahun 1981 oleh George T. Doran.

SMART Goals

1. Specific (Spesifik)

Tujuan harus spesifik dan tidak rancu mengenai apa yang ingin dicapai. Dengan menggunakan rumus 5W, who (siapa), what (apa), when (kapan), where (di mana), dan why (mengapa).

Siapa yang perlu dilibatkan? Apa yang ingin dicapai tim? Kapan tim ingin mencapainya? Di mana tempat untuk mencapai tujuan? Mengapa tujuan tersebut ingin dicapai?

2. Measurable (Terukur)

Harus memiliki kriteria spesifik yang bisa digunakan untuk mengukur kemajuan dalam mencapai tujuan ini. Saat membuat tujuan yang dapat diukur, pertimbangkan indikatornya dan kapan tim ingin mencapai target yang spesifik tersebut.

3. Achievable (Dapat Dicapai)

Apakah tujuan ini dapat dicapai? Ketahui apakah tujuan ini benar-benar bisa dicapai dengan mempertimbangkan waktu, usaha, dan biaya dengan manfaatnya, serta prioritas lainnya.

Apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan ini, dan apakah tim memiliki alat bantu atau keterampilan yang diperlukan. Jika tidak ada, seberapa sulitkah untuk memperoleh semua itu? Tidak ada salahnya untuk menetapkan target yang ambisius, namun jika tidak ada harapan yang realistis untuk mencapai tujuan itu, mungkin ada baiknya mengevaluasi kembali tujuan itu.

4. Relevant (Relevan)

Pastikan bahwa tujuan bermanfaat bagi diri sendiri dan sejajar dengan tujuan lain yang dimiliki (tidak tumpang tindih).

5. Time-bound (Berbatas Waktu)

Waktu adalah segalanya. Tentukan target waktu untuk mencapai tujuan tersebut. Pastikan bahwa batas waktu itu realistis, namun juga fleksibel. Meski rasa urgensi (sense of urgency) itu penting, mencapai sebuah tujuan secara terburu-buru itu kecil kemungkinannya memberi manfaat pada anggota tim.

SMART Goals Temani Indonesia

Goals/Tujuan : Merentas buta huruf Al-Qur'an 
Apakah sudah memenuhi SMART?

Specific

What? Mengetahui huruf Al-Qur'an atau Hijaiyyah
Why? mengatasi ketidaktahuan huruf Al-Qur'an dan hukum membacanya
Who? Keluarga BABA (khususnya orang tua yang memiliki anak diatas balita  usia 21-40 tahun)
Where? di kelas Bunda Salihah
When? selama pembelajaran Bunda Salihah

2. Measurable✔

  • Tidak baper saat bertemu dengan orang yang sudah bisa membaca Alqur'an dengan baik(indikator pencapaian : 4 hari dalam seminggu)
  • Lebih banyak mensyukuri apapun yang terjadi dengan kondisi apapun (indikator : setiap saat)
  • Lebih cepat termotivasi kembali untuk bisa membaca Alqur'an dengan baik dan benar(indikator : setiap hari goal nya tercapai)

3. Achievable

  • Menulis jurnal syukur setiap hari
  • Tracking pembelajaran harian
  • Berkomunikasi dengan pembina
  • Latihan membaca sesuai kaidah seminggu tiga kali

4. Relevant

Mampu mengakui kekurangan diri atas pencapaian membaca dan memahami ilmu Qur'an 

5.Time Bound

Selama di kelas Bunda Salihah berlangsung

Milestone KELUARGA BABA

Milestone diperlukan sebagai pijakan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan, sehingga memudahkan tim untuk menjalankan dan mengevaluasi setiap saat.

Untuk Keluarga BABA mempunyai 2 milestone, yaitu jangka pendek dan jangka panjang (sustainable). Dan untuk saat ini yang ingin dicapai terlebih dahulu adalah milestone jangka pendek (selama 3 bulan).

Bismillahirrahmanirrahim, semangat selalu. Berikut media sosial kami :
Keluarga BABA

1. Instagram
https://instagram.com/baba_keluarga?igshid=OGQ5ZDc2ODk2ZA==


2. Facebook 
https://www.facebook.com/keluarga.baba.2023?mibextid=ZbWKwL

Senin, 21 Agustus 2023

Review Jurnal Buddy : 'Review Jurnal buddy #3'


Alhamdulillah sudah sampai pada tahap review jurnal buddy ke 3, dan saya berkesempatan untuk memahami masalah mba Yunafi'atul aniroh sebagai buddy kali ini. Beliau adalah buddy pertama saya diawal review dan kini kami dipasangkan kembali, melihat progress beliau dengan tim yang mengambil problem statement aktivitas yang dapat memaksimalkan perkembangan fitrah anak.
Problem statement yang dirumuskan timnya termasuk dalam SDGs pendidikan bermutu, dan untuk 5w+1h semua sudah bagus Maa syaa Allah walhamdulillah barokallah tim mba Yuna.
Semoga semua hajatnya Allah mudahkan.

Jumat, 18 Agustus 2023

QUESTIVAL KEMERDEKAAN 2023

Dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-78 di Kampus Ibu Pembaharu mengadakan suatu event, yaitu Questival Kemerdekaan. Acara ini berlangsung pada tanggal 16 hingga 18 Agustus 2021. Kok Questival sih, bukannya biasanya Festival?

Questival diambil dari kata dasar “quest” yang artinya pertualangan, penyelidikan, dan atau pencarian. Jadi, Questival Kemerdekaan bisa diartikan sebagai proses perjalanan mencari kemerdekaan hidup. Questival ini dikerjakan bersama tim bukan individu.

Tujuannya adalah mengajak semua mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman baru dalam hidupnya dan sanggup bekerja dengan tim barunya. Quester adalah panggilan untuk peserta, sedangkan Question adalah senjata yang digunakan oleh peserta untuk berjalan dalam melakukan pencarian.

Adapun lima elemen yang terdapat dalam Questival Kemerdekaan ini, diantaranya;
  1. The Quester, Sang Pencari
  2. Lokasi Perjalanan
  3. Misi yang harus diselesaikan
  4. Tantangan sepanjang perjalanan
  5. Alasan kuat untuk menyelesaikannya.

Sedangkan persyaratan bagi peserta dalam mengikuti Questival Kemerdekaan ini adalah;
  1. Tim Keluarga Ibu Pembaharu
  2. Komitmen menjalankan semua tantangan
  3. Memiliki sportivitas dalam berkompetisi
  4. Pantang menyerah dan pantang mengeluh
  5. Bawa kebahagiaanmu dalam questival
  6. Jadilah orang merdeka dan memerdekakan

Challenge hari Pertama (16 Agustus 2023)

Keyword : Apa makna merdeka menurut anda?

To-do (kerja tim) : kami langsung membuat grup khusus untuk Questival Kemerdekaan dan aksi kami selanjutnya. 

Berikut dokumentasinya:

Challenge hari Pertama (17 Agustus 2023)

(Apresiasi Tokoh Pejuang Wanita)

Pada challenge kali ini kami memilih Situ Walidah atau Nyi Ahmad Dahlan, kami apresiasi peranggota dan membuat videonya.

Berikut dokumentasinya:

Challenge hari Ketiga (16 Agustus 2023)

Yeay! Akhirnya sampai juga di tahap terakhir. Perjalanan hampir sampai garis finish satu langkah lagi, bismillah.

Pada hari ketiga questival kemerdekaan, kami diminta untuk memberi opini pada tulisan founding mother dengan judul 'Ibu Masyarakat' dan tulisan dekan dengan judul 'inklusivitas bunda sholihah'.

Berikut dokumentasi nya :
Semangat merdeka, questival kemerdekaan semakin seru dengan adanya talkshow bersama dokter Devina. Terima kasih tim perumus yg sudah memprogram questival kemerdekaan sebegitu meriahnya.

Selasa, 15 Agustus 2023

IBU PEMBAHARU #2 : Tahapan ketiga 'Memahami Masalah'


Alhamdulillah tahapan ketiga di Kampus Ibu Pembaharu ini benar-benar sangat membuat saya bingung plus berbinar. Kenapa bisa? Karena pada tahapan ini saya jadi tambah deep thinking untuk bisa belajar mencintai masalah. Maksudnya? Iya, mencintai masalah dengn cara memahami masalah tersebut.

Pada umumnya saat kita mendapatkan masalah, lalu buru-buru untuk mencari solusinya. Kenapa? Karena kita tidak mau masalah tersebut berlarut-larut. Namun, berbeda di kampus Ibu Pembaharu ya, karena masalah tidak langsung dicari solusinya, namun dipahami sampai mendalam.

So what must we do?, cintailah masalahmu. Bagaimana caranya? Yaitu dengan memahaminya, tidak sekedar mengetahui di permukaan saja, namun mendalaminya sampai ke akar. Yang pertama adalah terima masalah itu, lalu pahamilah. 

Maka kali ini setelah terbentuk tim memahami masalah bersama. Sehingga dengan begitu akan tercipta suistanability (keberlanjutan).

Berikut tiga langkah yang harus dilakukan pada tahapan ketiga:

A. Diskusi Problem Statement dengan Tim

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah diskusi mengenai problem statement masing-masing member dalam tim. Saat melakukan diskusi dalam menentukan problem statement ini, kemungkinan akan muncul adalah masalahku dan masalahmu (masalah masing-masing member). 

1 Lakukan aktivitas Starbursting

Apa itu starbursting? Starbursting adalah bentuk brainstorming yang digunakan untuk menghasilkan pertanyaan secara sistematis dan komprehensif.

Tools ini berguna untuk mendukung proses pemecahan masalah atau pengambilan keputusan Anda dengan membantu Anda memahami semua aspek dan opsi secara lebih lengkap.

Misalnya;

Pokok masalah : Buta huruf Al-Qur'an 

Starbursting :
  1. Mengapa terjadi buta huruf Al-Qur'an? Karena banyak para muslim yang tidak peduli akan pembelajaran huruf Al-Qur'an semenjak dini
  2. Kenapa banyak yang tidak peduli? Karena merasa tidak penting dan buka masuk dalam kategori pendidikan formal.
  3. Mengapa banyak orang tua yang merasa bahwa belajar Al-Qur'an tidak penting? Karena orang tua dan lingkungan nya kurang mendukung akan gerakan belajar Qur'an 
  4. Lakukan (breakdown) sebanyak 5 pertanyaan, nanti akan ketemu akar masalah yang sebenarnya.

2. Gambar atau cetak bintang berujung enam

Gambar atau cetak bintang besar bersudut 6, lalu letakkan di papan tulis atau poster besar. Ini adalah tools yang akan digunakan untuk memetakan 5W + 1H (What, Who, When, Where, Why, dan How).

3. Tulis judul masalah tim

Di tengah gambar bintang tersebut tulis judul masalah yang akan diangkat oleh tim. Nah, untuk Tim Temani sendiri fokus pada masalah Manajemen Emosi (Mengekspresikan Emosi).

4. Tulis pertanyaan

Tulislah pertanyaan satu kata di setiap sudut bintang tersebut. Pada langkah ini mulai menuliskan 5W, 1H yaitu; What, Who, When, Where, Why, dan How.

5. Lakukan brainstorming

Langkah kelima ini mulai berdiskusi dengan menuliskan pertanyaan yang dimulai dengan kata di setiap sudut bintang, yaitu;

What? Apa masalahnya (kesepakatan tim).
Who? Siapa yang mengalaminya.
When? Kapan terjadinya.
Where? Di mana terjadinya.
Why? Mengapa terjadi masalah tersebut.
How? Bagaimana respon terhadap masalah tersebut.

6. Melanjutkan brainstorming

Langkah keenam, lanjutkan brainstorming dengan menggali terus pertanyaan-pertanyaan hingga mendapatkan minimal 3 pertanyaan untuk setiap sudut bintang.

7. Mulai menjawab pertanyaan

Langkah terakhir, mulai menjawab pertanyaan secara sistematis, kemudian menuliskan jawaban singkat di sebelah setiap pertanyaan.

B. Memahami Masalah dengan Benar

Setelah starbursting selesai dilakukan dan memahami titik awal masalah, maka pada langkah berikutnya (kedua) adalah dengan menyelami masalah. Terus selami masalah lebih dalam lagi, karena dengan menyelami masalah lebih mendalam, maka akan membuka wawasan kita akan sebuah sudut pandang.

Berikut jurnal tim keluarga BABA :
Semoga Allah senantiasa memudahkan langkah kami.

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...