Minggu, 05 April 2020

JURNAL PUASA #2 : DI RUMAH AJA

Dengan situasi dan kondisi seperti ini, saya berusaha untuk tetap di rumah aja mengikuti anjuran pemerintah. Melihat jumlah korban yang terjangkit virus terus bertambah, membuktikan masih banyak nya paparan antar sesama.

Akhirnya kami benar-benar meminimalisir keluar rumah, Walhasil suami keluar rumah hanya untuk sekedar berbelanja bahan makanan seminggu sekali. Kemana? Ke pasar dan supermarket.

Beliau pun bercerita bahwa pasar benar-benar sepi, berbanding terbalik dengan supermarket yang luar biasa penuh padahal baru jam buka. 

Kami berhasil tidak keluar rumah selama 3 minggu belakang ini, terutama pekan khusus jurnal puasa kemarin kecuali karena rumah kami kebanjiran. Maka hal ini memaksa kami mengungsi sementara ke rumah orang tua, hari dimana saya mengungsi saya beri badge 'satisfactory'. Karena kami tetap bulak-balik rumah untuk dibereskan dan siap dihuni kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...