Kamis, 07 Mei 2020

MENTORSHIP #1

Awal dengar tantangan di kelas kupu-kupu harus menjadi mentor, rasanya agak makjleb juga karena harus berbagi suatu kemampuan yang kita kuasai. Makjleb karna selama ini merasa kurang menguasai sesuatu secara fokus, namun setelah diskusi dengan suami perihal apa yang cocok untuk dibagikan dan hal yang cocok untuk diperdalam kali ini saya pun mendapat pencerahan alhamdulillah.

#Mentor
Saya mengambil fokus dalam mentor ini mengenai mental dan ruhiyah, karena saya merasa beberapa waktu ke belakang ini saya fokus perihal ini dan kini merasa nyaman dengan segala ikhtiar yang saya lakukan. Segala segi kehidupan itu tentang hati, hati yang terpaut pada Rabb nya. Maka lagi2 hal ini juga yang banyak saya dan suami diskusikan.

Alhamdulillah Allah mudahkan saya untuk mendapatkan mentee di tanggal 6 mei kemarin, beliau bernama mba Lina yang berdomisili di depok bersama suami dan 2 anaknya. Beliau memfokuskan diri untuk memperdalam ruhiyah di mentorship kali ini karena hal ini berhubungan dengan mind map beliau, yang sebelumnya beliau pun ambil fokus keluarga ruhiyah.

Setelah beberapa kali chat memang agak susah menyamakan jam aktif ya, namun alhamdulillah sedikit terlaksana dengan penyampaian jam aktif. Kami belum ngobrol banyak perihal tema ini, sebatas perkenalan hingga alasan memilih tema ini sudah kami lakukan dan berusaha untuk memahami satu sama lain. 

#Mentee
Untuk hal yang saya ingin perdalam kali ini adalah perihal 'Pendidikan anak' terutama yang sedang saya hadapi kali ini adalah latihan Toilet Training. Jika hal ini sudah rampung saya lakukan kepada anak saya, akan benar-benar mempermudah saya di kehamilan ini. Mulai dari kedewasaan nya yang akan menjadi kaka hingga pengeluaran keuangan saya pun akan terbantu. Manalagi kali ini suami dapat tugas ke lapangan yang artinya kami akan LDM lagi, dalam keadaan saya hamil dan anak sedang aktif alhamdulillah. Namun ini adalah fase tantangan saya, maka saya harus perkuat ilmu pendidikan anak.

Alhamdulillah saya dipertemukan dengan mentor bernama Mba Fitri Yani, beliau domisili Jakarta dan sudah memiliki 3 anak yang beliau urus sendiri segala sesuatunya. Kini beliau sedang menghadapi homeschooling awal untuk anak pertamanya yang kembar.

Saya siap berbagi dan melayani pun siap untuk belajar menggali ilmu dan pengalaman dari mentor saya. Bismillah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...