Kota
Impian, kota peradaban..
Slogan
diatas sering saya dengar dari para hexagonia yang ada, memang betul adanya
begitulah harapan kami sebagai warga negara Indonesia dengan berbagai hal yang
berkaitan dengannya dan kini kami para wanita dihadapkan dengan pembangunan
sebuah `Kota Impian dan Kota Peradaban`.
Layaknya
sebuah kota yang dipimpin oleh seorang walikota, pun kami disini sebagai
Hexagonia berhak mengikuti dan memilih para calon leader kami. Bukan hal biasa
bagi saya mengikuti pemilihan umum, karena dari pengalaman hidup saya yang
sebelumnya berada di boarding school baru kali ini saya benar-benar merasa
diakui sepenuhnya sebagai warga kota dan memiliki kewajiban penuh untuk memilih
para leader.
Awal
mulai menghirup napas sebagai hexagonia pada tanggal 09 september 2020, dengan
berbagai tahapannya membangun kota dan kini saya berdiri di kondisi pemilu
walikota hexagon city semua nya begitu tersusun rapi dan kondusif.
Inilah
para calon walikota hexagon city :
6
kandidat walikota terpilih diata bukan lah orang biasa, namun mereka adalah
orang yang luar biasa dengan kelebihan nya masing-masing. Satu dan lainnya
berbeda regional apalagi passion namun mereka semua memiliki satu hal yang sama
yakni ` Ingin berperan maksimal di hexagon city`.
Cawalkot no.1 : Mba Elva Citra
Ibu dari 2 orang putra dengan slogan kepemimpinan `Produktif dari Rumah untuk dunia`. Woow maa syaa Allah, pembawaan yang tenang membuat bahasa yang beliau bawakan dapat dipahami.
Cawalkot no.2 : Mba Setiorini
Ibu dari 3 orang putra ini memiliki slogan kepemimpinan `four B, Bahagia, Berkolaborasi, Berkarya dan Berdampak`. Ranah sosial sudah menjadi makanan penguat peran mba rini, public speaking sudah menjadi keahliannya maka tak heran ketika beliau sedang berbicara banyak warga hexagonia merasa `terhipnotis`.
Cawalkot no.3 : Mba Endang Prasdianti
Ibu dari 2 orang putri ini memiliki slogan `Bahagia berkomunitas dan berantas 4L (lo lagi lo lagi)`. Cawalkot yang pembawaannya happy namun tetap tegas dan berwibawa, mencari button untuk meng-ON-kan keberanian maju para hexagonia.
Cawalkot no.4 : Teh Erni Arie Susanti
Ibu dari 4 putra dan putri, 2 pasang anak yang pasti berbeda segala halnya. Dari regional saya nih, beliau yang berperan sebagai manop SC IP Bandung memiliki slogan yang diambil langsung dari ayat qur`an `jangan tunggu bahagia baru bersyukur, tapi bersyukurlah maka akan bahagia` wooww..
Cawalkot no.5 : Mba Siwi Aryani
memiliki visi menjadikan hexagon city sebagai kota perempuan produktif dan penuh binar kebahagiaan.
Cawalkot no.6 : Mba Nani Nurhasanah
memiliki visi dengan slogan `Sempurna Mekar berseri`
Alhamdulillah saya bisa mengikuti kampanye beliau-beliau dari awal perkenalan bersama mardhika Farida hingga kampanye perorangan terakhir barusan yang ditutup oleh mba nani nurhasanah, dan saya pun mendengarkan dengan seksama apa yang beliau-beliau sampaikan baik dari mulai personal life, peran di IP hingga penyampaian visi dan misi. Dan yang membuat saya terkagum adalah usia para calwalkot yang beragam hingga motivasinya yang membara.
Terlihat pula kerjasama antar tim sukses masing-masing calon dengan semaraknya e-flyer hingga slogan yang memeriahkan kesemangatan dukungan para calon walikota, dan berikut e-flyer yang meramaikan pemilu ini :
Lalu siapakah walikota pilihan saya??
jujur, untuk menjawab hal ini saya masih banyak menimbang. Sebagai salah satu warga yang akan dipimpinnya, saya memiliki kriteria khusus untuk walikota idaman saya. Namun, pertimbangan tersebut ada beberapa poin yang ternyata ada tidak terkumpul pada salah satu calon. Ada satu poin di beliau, namun poin lainnya ada di yang lain. Jadi hingga saat ini saya masih menyimak lebih dalam untuk para calon walikota hingga saatnya tiba untuk pencoblosan, maka disaat itu pula saya akan langsung memilih secara pasti.
Dari 6 kandidat itu, saya baru dapatkan 5 data dan eflyer nya. Namun saya yakin para tim sukses yang sedang bekerjakeras di belakang layar, semuanya sedang memberikan usaha yang maksimal.
Semangat mencoblos dengan Gempita diiringi hati yang Gembira nan Bahagia.
salam hexagonia..






Tidak ada komentar:
Posting Komentar