Pada umumnya saat kita mendapatkan masalah, lalu buru-buru untuk mencari solusinya. Kenapa? Karena kita tidak mau masalah tersebut berlarut-larut. Namun, berbeda di kampus Ibu Pembaharu ya, karena masalah tidak langsung dicari solusinya, namun dipahami sampai mendalam.
So what must we do?, cintailah masalahmu. Bagaimana caranya? Yaitu dengan memahaminya, tidak sekedar mengetahui di permukaan saja, namun mendalaminya sampai ke akar. Yang pertama adalah terima masalah itu, lalu pahamilah.
Maka kali ini setelah terbentuk tim memahami masalah bersama. Sehingga dengan begitu akan tercipta suistanability (keberlanjutan).
Berikut tiga langkah yang harus dilakukan pada tahapan ketiga:
A. Diskusi Problem Statement dengan Tim
Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah diskusi mengenai problem statement masing-masing member dalam tim. Saat melakukan diskusi dalam menentukan problem statement ini, kemungkinan akan muncul adalah masalahku dan masalahmu (masalah masing-masing member).
1 Lakukan aktivitas Starbursting
Apa itu starbursting? Starbursting adalah bentuk brainstorming yang digunakan untuk menghasilkan pertanyaan secara sistematis dan komprehensif.
Tools ini berguna untuk mendukung proses pemecahan masalah atau pengambilan keputusan Anda dengan membantu Anda memahami semua aspek dan opsi secara lebih lengkap.
Misalnya;
Pokok masalah : Buta huruf Al-Qur'an
Starbursting :
- Mengapa terjadi buta huruf Al-Qur'an? Karena banyak para muslim yang tidak peduli akan pembelajaran huruf Al-Qur'an semenjak dini
- Kenapa banyak yang tidak peduli? Karena merasa tidak penting dan buka masuk dalam kategori pendidikan formal.
- Mengapa banyak orang tua yang merasa bahwa belajar Al-Qur'an tidak penting? Karena orang tua dan lingkungan nya kurang mendukung akan gerakan belajar Qur'an
- Lakukan (breakdown) sebanyak 5 pertanyaan, nanti akan ketemu akar masalah yang sebenarnya.
2. Gambar atau cetak bintang berujung enam
Gambar atau cetak bintang besar bersudut 6, lalu letakkan di papan tulis atau poster besar. Ini adalah tools yang akan digunakan untuk memetakan 5W + 1H (What, Who, When, Where, Why, dan How).
3. Tulis judul masalah tim
Di tengah gambar bintang tersebut tulis judul masalah yang akan diangkat oleh tim. Nah, untuk Tim Temani sendiri fokus pada masalah Manajemen Emosi (Mengekspresikan Emosi).
4. Tulis pertanyaan
Tulislah pertanyaan satu kata di setiap sudut bintang tersebut. Pada langkah ini mulai menuliskan 5W, 1H yaitu; What, Who, When, Where, Why, dan How.
5. Lakukan brainstorming
Langkah kelima ini mulai berdiskusi dengan menuliskan pertanyaan yang dimulai dengan kata di setiap sudut bintang, yaitu;
What? Apa masalahnya (kesepakatan tim).
Who? Siapa yang mengalaminya.
When? Kapan terjadinya.
Where? Di mana terjadinya.
Why? Mengapa terjadi masalah tersebut.
How? Bagaimana respon terhadap masalah tersebut.
6. Melanjutkan brainstorming
Langkah keenam, lanjutkan brainstorming dengan menggali terus pertanyaan-pertanyaan hingga mendapatkan minimal 3 pertanyaan untuk setiap sudut bintang.
7. Mulai menjawab pertanyaan
Langkah terakhir, mulai menjawab pertanyaan secara sistematis, kemudian menuliskan jawaban singkat di sebelah setiap pertanyaan.
B. Memahami Masalah dengan Benar
Setelah starbursting selesai dilakukan dan memahami titik awal masalah, maka pada langkah berikutnya (kedua) adalah dengan menyelami masalah. Terus selami masalah lebih dalam lagi, karena dengan menyelami masalah lebih mendalam, maka akan membuka wawasan kita akan sebuah sudut pandang.
Berikut jurnal tim keluarga BABA :
Semoga Allah senantiasa memudahkan langkah kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar