Kamis, 26 Maret 2020

JURNAL PUASA #1 🍁 TANPA BEGADANG

'Memanfaatkan me time saat anak tidur' mungkin merupakan pilihan kebanyakan para ibu, pun saya beberapa minggu kebelakang memilih hal tersebut. Merasa bisa me time maksimal mulai dari beberes rumah hingga food preparation agar esok pagi saya sudah tertata.

Begadang pun menjadi pilihan, arti kata 'begadang' disini adalah tidur malam tidak pada waktunya. Dari manajemen waktu ala Rasulullah yang menjadi tumpukan saya, bahwa tidur malam lebih baik di kerjakan tepat setelah sholat isya atau kisaran jam 20.00-21.00 WIB. Karena tubuh pun butuh meregenerasi peredaran sesuai dengan waktunya dan butuh istirahat.

Namun, karena ingin me time di saat anak tidur. Jadilah saya biasa tidur hingga maksimal jam 23.00,atau sesekali bisa hingga jam 24.00. Walau saya pun tidak memungkiri bahwa tubuh terasa kurang fresh keesokan harinya.

Hal ini yang saya rasa amat 'mengganggu' mind map saya untuk bisa maksimal mendapat segala hal yang saya atur. Maka dari itu saya ingin mengubah kebiasaan saya, terutama dengan keadaan saya hamil di trisemester awal ini. Saya usahakan semua urusan rumah dan dapur beres untuk keesokan hari nya di waktu maghrib, walau pasti tidak maksimal. Terutama pengumpulan jurnal harian dalam tantangan 30 hari, saya usahakan dikumpulkan bada dhuhur. 

Untuk beberapa minggu ini, urusan dapur diambil alih oleh suami karena saya belum bisa turun tangan memasak (anti bau masakan). Maka saya berkewajiban untuk mencuci perkakas dapur yang kotor saja.

Berikut apresiasi saya untuk 1 minggu puasa BEGADANG :


Dengan catatan :
Evaluasi di hari ke 2, Farih dibawa neneknya menginap di sana. Dan hal ini untuk pertama kali saya berpisah darinya, akhirnya saya pun susah tidur dan mengajak suami diskusi agar saya tenang hehe.. Dan ini pun hanya hingga jam 22.15 WIB saja, alhamdulillah. 

Selebihnya, ketika ada Farih saya kondisikan dia energi dia bereksplor sudah habis dan perut sudah terisi sebelum sholat isya. Jadi biasanya bada sholat isya jam 20.30 WIB Farih akan minta kami untuk 'bobo di kasur'..

Jadi jika saya lihat seminggu ini, puasa begadang saya alhamdulillah berhasil. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...