Kamis, 01 Juni 2017

Komunikasi Produktif Bunda Sayang Level 1 hari #2

Beralih dari fokus les privat, saya dan keluarga bersiap untuk pergi ke Jawa Timur. Saya merupakan anak pertama dari 4 bersaudara, adik bungsu saya kelas 4 SD dan mengenyam pendidikannya di pondok pesantren Al-Muqoddasah Ponorogo Jawa Timur.

Ini adalah kali pertama saya melakukan perjalanan jauh bersama keluarga setelah menikah. Hari ini bertepatan suami sedang bekerja di luar kota dan 'menitipkan' saya kepada orang tua saya dan juga orang tuanya. Sudah menjadi kewajiban saya untuk mewakili suami untuk menengok orang tua kami bergantian. Maka saya pun menjadwalkan dalam satu minggu 4 hari di rumah mamah (kandung) dan 3 hari di rumah mama (mertua).

Tanggal 10 ramadhan bertepatan jadwal libur adik saya yang bungsu, dan keluarga besar pun bersiap menjemputnya. Tiket kereta sudah siap, namun Qodarullah De Alfa (adik ke 2) berhalangan untuk menjemput salwa (adik bungsu). Maka solusi alternatifnya saya menggantikan dengan izin suami pastinya. Diskusi yang panjang lebar pun saya dan suami lakukan via Whatsapp untuk memastikan bahwa beliau tidak di Bandung selama saya perjalanan ke Jawa Timur.

Penggantian data pun dilakukan oleh apa (panggilan untuk bapa), persiapan hal-hal yang harus dibawa diingatkan oleh mamah. Sungguh kasih sayang orang tua tidaklah akan pudar walau kita sudah menikah, dan saya merasakan hal itu.

"Teh, KTP teteh mana? Karna tuk penggantian pengguna tiket harus dari sekarang." Jelas mamah.

"KTP teteh berupa lembaran kertas mah, soalnya E-KTP belum tersedia. Dan teteh belum bisa ngurus penggantiannya sekarang." Jawab saya yang ragu untuk mengurus penggantian data.

"Iya gapapa teh, biar apa yang ngurus beres ngajar nanti. Teteh tenang aja, teteh mau ikut jemput biar tiketnya ga mubadzir aja udah alhamdulillah hehe." Canda mamah dengan bijaknya.

Aaahh sungguh melihat orang tua yang bahagia itu tidak bisa terbeli dengan materi, anaknya berkumpul saja sudah menjadi kebahagiaan yang tak terkira.

Mengkomunikasikan persiapan perjalanan dari pergi hingga pulang lagi, tak ayal dari banyaknya diskusi antara kami. Alhamdulillah persiapan sudah maksimal, kami mohon doanya semoga perjalanan kami bermanfaat barokah.. ^_^

#level1

#day2

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...