Sabtu, 27 Mei 2017

KADO BAHAGIA



Jika kau ingin bahagia sebulan, maka nikahilah oranga yang kau cintai. Namun, jika kau ingin bahagia selamanya maka bahagiakanlah orang yang kau cintai. –Fahd Pahdepie-
Kata-kata diatas memang benar adanya, ketika kita membahagiakan ornag yang kita cintai maka kitapun akan turut berbahagia. Itulah yang ingin saya lakukan sebagia istri. Suami keluar rumah untuk bekerja dengan mengorbankan banyak hal pula layaknya istri yang harus menanti suaminya. Namun, tanggungjawab suami lebih besar daripadanya. Ketika suami harus fokus bekerja, dan ketika itu pula dia teringat keluarganya yang dia rindukan. Semoga Allah selalu memberi kelancaran dan keberkahan bagi suami kita dalam mencari nafkah.
Betapa bahagianya sorang istri ketika tahu suaminya akan segera datang, dan pastinya begitu pula seorang suami yang merindukan keluarganya. Dan kebahagiaan ini tidaklah boleh dirusak hanya karna emosi atau keadaan rumah atau apapun. Maka dari itulah saya selalu berusaha memberikan kado setiap suami baru pulang kerja. Kado apa?? Apapun itu dari hal yang kecil sampai yang besar menurut saya. Tapi, apapun itu tidaklah ternilai bila dibandingkan dengan kebahagiaan yang dirasakan karena kebahagiaan ini akan teringat selalu.
Saya selalu mencari apa yang suami butuhkan atau yang belum pernah dia temukan. Memang tidak secara terbuka saya tanyakan, namun semuanya mengalir dalam kegiatan harian.
“de, sabuk yang kayak gini susah dicari di indonesia. Padahal saya cari yang seperti ini, sabuk tanpa kunci.”suamipun menceritakan sabuknya yang memang sudah agak usang dan susah untukmencari penggantinya.
Hal itu bisa saya jadikan clue untuk bisa memberinya sesuatu diwaktu nanti. Walau saya pun mencari dulu dimana tempat saya mendapatkannya. Ketika kita berniat untuk memberi sesuatu kepada orang yang kita cintai, awal perumusannya saja kita akan bersemangat bagaimanapun caranya. Dan disaat kita melihat raut bahagia di wajah orang yang kita cintai, disitu pula lah bukti kita berhasil menggapai tujuan kita.
Ilmu amatlah penting, dan ilmu membahagiakan suami pun bisa kita dapatkan baik secara formal dari membaca buku, browsing atau nasehat orang lain. Dan cara menyampaikan kado pun tidak hanya dengan memberikan langsung, ada pula saatnya kita memberikan surprise.
welcome home mas” sambut saya setelah buka pintu.
Suami memandang keadaan sekitar yang merupakan surprise baginya. Senyum bahagia pun terlontar dari mulutnya, muka lelah terhiasi oleh senyumnya.
syukron, de” ucapnya lantang.
Ada kalanya saya simpan pesan rahasia yang berisikan clue  selanjutnya untuk dia cari. Dan dia menemukan clue selanjutnya hingga akhirnya kado dia dapatkan di tempat tersembunyi. Raut bahagia pun saya lihat lagi di raut wajahnya. Dan itulah rumah tangga, suami bahagia maka istripun bahagia.













Rasulullah  pernah bersabda:
تَهَادُوْا تَحَابُّوْا
“Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.”

(HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani t dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IBU PEMBAHARU #2 : Konferensi Perempuan Indonesia 2023

Definisi Ibu Pembaharu itu sendiri adalah sosok ibu yang mampu menemukan masalahnya dan mengubahnya menjadi sebuah tantangan hidu...